tugas UTS pencak silat

 


Nama : Muhamad Abdur rohman azis

NIM : 20060484124

Kelas : 2020D

1. Sikap Dasar Pencak Silat.

Pembentukan sikap merupakan dasar dari pembentukan gerak yang meliputi sikap jasmaniah dan rohaniah. Sikap jasmaniah, ialah kesiapan fisik tubuh untuk melakukan gerakan-gerakandengan kemahiran teknik yang baik. Sikap rohaniah, ialah kesiapan mental dan pikiran untuk melakukan tujuan dengan waspada, siaga praktis dan efisien.

a. Sikap berdiri.

Sikap berdiri pada pencak silat garis besamya ada tiga sikap, antara lain : 

1) Sikap berdiri tegak

2) Sikap berdiri kangkang

3) Sikap berdiri kuda-kuda.


1) Sikap berdiri tegak.

- Badan tegak lurus, pandangan ke depan, bahu, dada, perut wajar, rilex.

- Tumit rapat, telapak kaki membuat sudut 90 derajat.

- Berat badan pada kedua kaki

- Bernafas wajar, melalui hidung.

Sikap berdiri tegak sesuai dengan sikap kedua tangan dapatdibedakan menjadi 4 (empat) sikap tegak :

- Sikap tegak 1, kedua lengan dan tangan lurus di samping.

- Sikap tegak 2, kedua tangan mengepal berada di pinggang

- Sikap tegak 3, kedua tangan mengepal di dada

- Sikap tegak 4, kedua tangan silang di dada

    



Gambar 1

Sikap berdiri tegak


Sikap tegak 1 digunakan untuk :

- Sikap slap, pada waktu berbaris

- Melakukan pemusatan diri, berdoa

- Sikap awal melakukan gerakan

Sikap tegak 2 dan 3 digunakan untuk :

- Sikap awal melakukan gerakan dasar

- Sikap awal melakukan elementer.

Sikap tegak 4 digunakan untuk :

- Sikap awal melakukan gerakan teknik

- Sikap awal melakukan sambung/bertanding

Sikap salam atau menghormat

Dari sikap tegak 1, kemudian dua telapak tangan merapat di depan dari a disertai dengananggukan kepala, kemudian kernbali ke sikap tegak 1 lagi.








 

GAMBAR 2

Sikap Salam/Menghormat

Sikap menghormat dilakukan pada waktu :

a. Setiap awal dan akhir pelajaran/lalihan kepada guru pelatih.

b. Memberi salam kepada teman.

Memakai dan mengakhiri perrnainan/pertandingan.

Sikap bersyukur/berdoa/memusatkan diri.

Merentangkan kedua lengan ke atas, pandangan ke atas menjelang sikap berdoa rapatkan kedua tetapak tangan di atas  kepala turunkan di depan dari a, tundukkan kepala ditanjutkan sikap berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Sikap berdoa dapatjuga dengan mengambil sikap tegak 1 tundukkan kepala ke bawah








   

Gambar 3

Sikap bersyukur/Berdoa/Memusatkan Diri


Sikap istirahat

Dengan merentangkan kaki kiri ke samping, pergetangan  tangan  kiri dipegang tangan kanan, ibu jari melingkar. Dan sikap istirahat ke sikap tegak 1, kaki kiri dirapatkan ke kaki kanan.

Sikap istirahat ini dilakukan pada waktu mendengarkan petunjuk atau petuah guru. Konsentrasi dan indera dipasang baik-baik.


  

Cambar 4:

Sikap Istirahat



2) Sikap berdiri kangkang

Sikap berdiri kangkang adalah sikap dasar untuk langkah dan kuda-kuda. Titik pertemuan garis-garis sikap menunjukkan fisik berat badan, agar kedua kaki sama simetris. Cara mengambil sikap dengan :

- merentang kaki kiri ke kiri, atau merentangkan kaki kanan ke kanan, atau

- loncatan kecil merentangkan kedua kaki langsung membentuk sikap kangkang.


  


Gambar 5 : 

Sikap Berdiri Kangkang


Latihan sikap berdiri kangkang, dimulai dari sikap tegak 1, melaksanakan sikap kangkang tiga cara ganti berganti pandangan tetap kemuka. kedua tangan mengepal berada di pinggang.


3) Sikap berdiri kuda-kuda

Kuda adalah posisi tertentu, sebagai dasar tumpuan untuk melakukan sikap dan gerakan balas serang. Masalah posisi dalam pencak silat, pada hakikatnya sebagian besar adalah masalah kuda-kuda. Banyak ragam bentuk kuda-kuda, setiap kedudukan kaki dinamai kuda-kuda. Pada waktu melakukan kuda-kuda keseimbangan badan penting sekali, karena bila keseimbangan bar' kita tidak benar, akan mudah jatuh, lebih-lebih bila yang menyerang itu melakukan dengan tenaga yang kuat.

Perlu kita ketahui adanya dua macam keseimbangan badan yaitu keseimbangan badandalam keadaan berhenti dan dalam keadaanbergerak. Pada keseimbanganbadan yangbergerak itu tidaklah mungkin, dan tidaklah tepat bila kedudukan kaki dilaksanakansekuat-kuatnya, karena tidak akan mampu atau sukar melakukan gerak yang efektif.

Dalam sikap kuda-kuda, badan dalam keadaan seimbang; tetapi dapatmudah bergerak. Hal ini berkaitan dengan kepentingan bagi posisi kita baik dalam keadaan berhenti, maupun dalam keadaan kita bergerak.

Sikap berdiri kuda-kuda terdiri :

a) Kuda-kuda depan

b) Kuda-kuda belakang

c) Kuda-kuda tengah

d) Kuda-kuda samping

e) Kuda-kuda silang, terdiri dari :

- Kuda-kuda silang depan. 

- Kuda-kuda silang belakang


a) Kuda-kuda depan

Untuk melatih kuda-kuda depan, kita pergunakan garis 8 penjuru mata angin. Dimulai dari berdiri di tengah-tengah titik 0. Bergerak kaki kin dulu atau kanan, berat badan dilimpahkan pada arah depan, jadi titik berat badan berada sedikit pada kaki depan.


  

Gambar 6

Kuda-kuda Depan dengan Maju/mundur


Dan sikap awal tegak 2, geser kaki kanan ke depan menjadi kuda-kuda depan,tarikkaki kanan kembali sikap semula. Geser kaki kiri ke belakang mejadi kuda kuda depan dengan mundur tarikkaki kiri ke depan kembali sikap semula, sikaptegak 2. Pada dasamya sikap kuda-kuda depan di rnulai dari sikap awal sikaptegak 2, kemudian kaki kiri atau kaki kanan digeser ke arah sesuai dengan arah delapan penjuru mata angin (lihat gambar 7).

Setelah kaki berhenti melangkah/bergeser titik berat badan harus tetapdi tengah, tidak bergoyang-goyang, kaki belakang ditekuk sedikit, tidak boleh lurus.











 

Gambar 7 

Arah delapan penjuru mata angin

a) Kuda-kuda belakang

Berat badan kuda-kuda belakang dilimpahkan pada kaki belakang. Tumit yang dipakai tumpuan segaris tegak dengan panggul kita. Badan jangan condong kebelakang atau ke depart, demikian juga jangan miring kiri atau ke akan kaki depan menapak tumit atau ujung kaki saja. Kuda-kuda belakang banyak terpakai, yaitu dipakai untuk mengelak, menghindar. Selain untuk mengelak terhadari  serangan lawan kuda-kuda belakang juga berguna untuk menyerang.











 

Gambar 14

Sikap Berbaring


Pada sikap jatuhan telentang angkatlah, misalnya paha 90derajat, telapak tangan kanan di dari a, tangan kanan lurus agak serong. Lutut kaki kanan dibengkokkan, badan turun pelan-pelan, jatuh telentang pelan-pelan. Hati-hati ruas tulang ekor dan belakang kepala. Tungkai bawah bila paha diangkat dengan sendirinya tergantung lurus dilakukan kiri dan kanan.

Untuk jatuhan sikap miring, dari telentang kaki kanan yang lututnya bengkok pindahkan melalui kaki kiri, ditekuk lutut kanannya, sedangkan tangan kanan yang di dada pindah ke pangkal paha, kaki kanan. Tangan kiri tetap menahan, dilakukan kiri dan .kanan. Tangan kiri tetap menahan, dilakukan kiri dan kanan.Sikap telentang diawali dari sikap tegak 2. Jongkok terus simpuh, kemudianmendaratlah kedua lengan sebatas siku membentuk segitiga. Bertumpuan pada keduakaki dan kedua tangan sebatas siku. Lutut, perut dan dari  jangan mengenai lantai

4) Sikap Khusus.

Sikap khusus yang penting adalah tegak satu kaki. Dalam cerita silat terkenal, dengan nama ayam jantan emas berdiri satu kaki. Elakan burung bangau Nusantara juga disebut panccr atas . Sikap tegak satu kaki ini merupakan dasar melatih keseimbangan yang perlu untuk gerak pembelaan maupun serangan.

1) Sikap khusus antara lain : sikap tegak satu kaki, sikap harimau/merangkak, sikap monyet, sikap naga dan sebagainya.

2) Sikap harimau dimulai dari sikap awal kuda-kuda depan, turun pelan-pelan dibantu dengan kiri.

3) Sikap monyet, gerakannya lucu, tapi penuh serang, bela geser gesit, terampil, serangan tidak diduga.

   

Gambar 15

Sikap Khusus

Sikap khusus yang penting adalah tegak satu kaki. Sikap tegak satu kaki merupakan dasar melatih keseimbangan dan penting untuk gerak pembelaan maupun serangan.


Sikap khusus terdiri atas berikut ini.


1) Sikap tegak satu kaki, yaitu berdiri tegak dengan hanya menggunakan salah satu kaki sebagai tumpuannya.


2) Pancer bawah


3) Pancer telentang


4) Mengorak sila/lube


5) Sikap rimau/merangkak


6) Sikap monyet, gerakan menyerupai berjalannya monyet, dan lain-lain.


Sikap berdiri kuda-kuda adalah sikap dasar dengan posisi kaki tertentu sebagai dasar tumpuan untuk melakukan sikap dan gerakan bela-serang. Latihan ini dilakukan dengan sikap tegak dan dua kepalan tangan di pinggang. Sikap ini terdiri atas berikut ini.


   a) Kuda-kuda depan yaitu dari posisi berdiri kuda-kuda salah satu kaki ditarik ke depan dengan lutut tetap ditekuk, sedangkan kaki lainnya di belakang dan berat badan bertumpu di kaki depan.


   b) Kuda-kuda belakang yaitu dari posisi berdiri kuda-kuda salah satu kaki berada di depan, sedangkan kaki lainnya berada di belakang dan berat badan bertumpu di kaki belakang.


   c) Kuda-kuda tengah yaitu sikap kedua kaki melebar sejajar dengan bahu dan berat badan ditopang secara merata oleh kedua kaki, dapat juga dilakukan dengan posisi serong.


   d) Kuda-kuda samping yaitu kudakuda dengan posisi kedua kaki melebar sejajar dengan tubuh


dan berat badan bertumpu di salah satu kaki yang menekuk ke kiri dan ke kanan.


   e) Kuda-kuda silang depan dan silang belakang yaitu dari posisi sikap berdiri kuda-kuda tarik


salah satu kaki secara serong ke depan kanan, atau kiri, atau ke arah belakang kanan atau kiri.





  


Gambar 16

Sikap Khusus



5) Sikap Pasang

Pengertian sikap pasang adalah suatu siaga untuk melakukan pembelaan atau seranganyang berpola dan dilakukan pada awal serta akhir dari rangkaian gerak. Sikap pasangmempunyai unsur-unsur : sikap kuda-kuda, sikap tubuh, sikap lengan dan tangan. Sikappasang merupakan sikap yang penting dalam penyajianseni dan pertandingan pencak silat olahraga.

Ditinjau dari tinggi rendahnya sikap tubuh, maka sikap pasang dapatdibagi menjadi tiga, yaitu : pasang atas  pasang tengah, dan pasang bawah. Pasang atas  dan pasang tengah rnenggunakan kuda-kuda atau sikar kaki sebagai berikut :

1) kuda-kuda depan

2) kuda-kuda belakang

3) kuda-kuda silang (depan dan belakang)

4) dan sikap khusus lainnya atau menirukan binatang

5) kuda-kuda samping


a. Sikap Pasang Atas :

Dari berdiri sikap tegak 4, kaki kiri maju dengan menyodorkan lengan tangan kiri ke depan, kembali sikap tegak 4. Kemudian ganti kaki kanan maju, dengan menyodorkan lengan tangan kanan ke depan, kembali sikap tegak 4.Selanjutnya dilaksanakan dengan maju dan mundur pandangan tetap ke depan, dan keseimbangan tempat dijaga.





  

Gambar 17

Sikap Pasang

(lengan knela-knela depan berputar, Silang depan k mkt ,Silang belakang)



a. Sikap Pasang Bawah :

Sikap pasang pada pasang bawah (rendah) salah satu lutut bertumpu di lantai. Titik berat badan lebih rendah, mendekati bidang tumpuan. Beban lebih berat, sedangkan gerakan harus cepat dan lincah. Sikap pasang dengan jongkok atau jengkeng, dimulai dari sikap awal tegak 2.


  


Gambar 18

Sikap pasang bawah

2. Gerak Dasar Pencak Silat.

Dari sikap kuda-kuda depan, kuda-kuda tengah sampai dengan kuda-kuda silang dapatdikembangkan berbagai bentuk gerak pembelaan ataupun bentuk gerak penyerangan, yaitu merupakan bentuk gerak dasar pencak silat. Untuk menguasai gerak dasar tersebut, perlu dipahami arah delapan penjuru mata angin dan langkah-langkah, supaya dapatmem¬peroleh kedudukan yang cepat bila menghadari  lawan disertai dengan penempatan kaki yang benar. Dan satu bentuk langkah membuat bentuk baru. Dari posisi yang satu membentuk posisi yang lain. Adapun bentuk gerak dasar pencak silat meliputi unsur¬unsur :

1. arah (delapan penjuru mata angin)

2. cara melangkah

3. langkah dan posisi

4. bentuk/pola langkah


1. Arah.

Pengertian dan pemahaman mengenai arah sangat diperlukan dalam pembentukan gerak dasar pencak silat. Arah yang harus dipahami adalah arah delapan penjuru mata angin, dalam pengertian gerak, yaitu :

1) Belakang

2) Serong kiri belakang

3) Samping kiri

4) Serong kiri depan

5) Depan

6) Serong kanan depan

7) Samping kanan

8) Serong kanan belakangdan 0 = titik awal setempat.


Dapatdimulai sebagai latihan dasar kuda-kuda depan, bergerak dari nomor 1 (belakang), kemudian ke nomor 2 arah serong kiri belakang dan seterusnya. Latihan dapatdilakukan berputar menurut arah jarum jam. Selanjutnya dapatdilakukan dengan langkah mundur, karena sifat pencak silat ditekankan pada pembelaan.


2. Cara Melangkah.

Cara melangkah yaitu, cara memindahkan injakan kaki, dapatdilakukan dengan :

1) Angkatan

2) Geseran

3) Putaran

4) Lompatan

5) Loncatan

6) Ingsutan


1) Angkatan, 

Angkatan tinggi dan angkatan rendah. Angkatan tinggi : satu kaki diangkat tinggi, paha dasar, letakan kaki tersebut pada tempat yang tertentu sesuai dengan arah tujuan.











   

Gambar 20

Langkah dengan angkatan tinggi


Dari sikap tegak ( satu kaki, paha kiri danletak kaki kiri ke depan dengan kuda-kuda depan. Setelah mantap angkat kaki kanan paha datar, kemudian kaki kanan letakkan di depan dan seterusnya. Langkah tersebut dapatjuga dilakukan dengan langkah silang.

Angkatan rendah : satu kaki diangkat biasa, kira-kira paha bersudut 30 derajat, letakkan kaki yang diangkat pada tempat tertentu sesuai dengan arah tujuan.


   

Gambar 21

Langkah dengan angkatan rendah

1) Geseran.

Cara melangkah geseran : satu kaki digeser, ujung jari kaki atau tumit masih menyentuh lantai. Letakkan kaki tersebut pada tempat tertentu sesuai dengan arah tujuan.

 . 

Gambar 22

Langkah dengan geseran


2) Loncatan

Kedua kaki bertolak, disusul oleh kaki lainnya, dalam hal mendarat bisa dua kemungkinansesuai  dengankebutuhan yaitu :

a) kedua kaki mendarat, diletakkan bersama ditempat yang sesuai dengan arah tujuan. 

b) Satu kaki mendarat disusul kaki yang lain.



  


Gambar 25

Langkah Dengan loncatan.


Perbedaan antara lompatan dan loncatan.

Pada lompatan satu kaki bertolak, sedangkan loncatan kedua kaki bertolak. Perihal mendaratnya sama, satu-satu saling menyusul atau dua-duanya bersama¬-sama. Bila mendarat satu kaki dapatdisusul dengan serangan tendangan. Bila mendarat dua kaki yang menyerang, menangkis, membela dengan lengan tangan  atau yang lain tergantung kebutuhan.

3) Ingsutan.

Gerakan ini memerlukan latihan yang sungguh. Permulaan pada waktu latihan dilihat dulu kaki benar atau tidak cara melakukannya. Selanjutnya dengan kuda¬-kuda tengah mengingsut mendekati lawan kedua lengan posisi pasangan. Gerakan untuk mendekati lawan secara diam-diam dan pada jarak serangan pukulan atau tendangan.

Geseran dilakukan dengan menggeser telapak kaki tanpa diangkat dari lantai, dengan gerakan tumit, telapak kaki ke luar dan ke dalam.Dapatpula dilakukan dengan gerakan tumit, telapak kaki sejajar atau searah.

Perlu diperhatikan panggul jangan bergoyang, betul-betul hanya kedua telapak kaki, kedua lulu( bengkok).


3. Langkah dan Posisi

Langkah adalah perbuatan injakan kaki dari satu tempat ke tempat lain. Langkah adalah suatu hal yang penting dalam pencak silat, karena berfungsi sebagai :

a. dasar tumpuan dapatberdiri dengan kuat dan tangguh.

b. dasar untuk tumpuan bila melakukan pembelaan dan serangan,

c. suatu cara untuk mencari posisi yang menguntungkan.

Langkah dapatdilakukan dengan posisi : segaris, tegak lurus, atau serong. Langkahdiperhitungkan terhadari  posisi lawan, sehingga setiap langkah itu rnempunyai artidan isi.







Komentar

Postingan populer dari blog ini